Chat with us, powered by LiveChat

Date : Jum'at, 20 September 2019

Ada Upaya Perburuk Situasi Pogba di MU

Bossbola88.com – Manager Manchester United, Ole Gunnar Solksjaer, menanggapi berita perseteruan Paul Pogba dan Jesse Lingard pada latihan pramusim. Ole menyebut isu tersebut sengaja dihembuskan untuk merusak citra Pogba.

Pasukan MU sedang berada di Perth, Australia, untuk melakoni latihan pramusim. United mengunggah momen saat para pesepakbola berjalan menuju lapangan dalam sebuah video yang diunggah akun Twitter resmi klub.

Dalam tayangan video singkat tersebut, Pogba dan Lingard sebagaimana berseteru. Gesture keduanya tampak sebagaimana tengah bertengkar saat jalan bersama-sama. Pogba bahkan sampai harus dileraih oleh defender Swedia, Victor Lindelof.

Tentu saja hal itu memicu respon beragam dari warganet suporter MU. Banyak yang mengecam Pogba, mengingat pesepakbola asal Prancis itu tengah jadi sorotan terkait masa depannya.

Pogba dianggap sebagai ‘biang’ merosotnya penampilan MU di paruh kedua musim 2018-19. Dalam sejumlah kesempatan, suporter ramai menyuarakan agar klub segera melepasnya.

Bagi Solksjaer apa yang diberitakan tersebut sengaja dibuat untuk semakin menjatuhkan Pogba, sekaligus memperbesar desakan agar si pesepakbola cepat dijual.

Meskipun, ujar Solksjaer, selama ini Pogba tak sebagaimana yang disangkakan oleh suporter dan warganet. Pesepakbola 26 tahun merupakan sosok pesepakbola yang menjunjung tinggi profesionalitas.

“Ini adalah agenda menjatuhkan Paul, ia adalah seorang profesional luar biasa, tak pernah ada masalah, ia punya hati emas,” ujar Solksjaer.

“Jesse dan Paul kemarin berjalan bersama dan saat momen tersebut keduanya sebagaimana terlibat keributan dan saya tahu Anda di sini untuk menjual pesepakbola dan cerita, kendati mereka semua adalah profesional,” ia melanjutkan.

Beberapa waktu lalu Pogba pernah mengutarakan keinginannya melanjutkan karier di luar MU. Di jendela transfer musim panas ini, nama Pogba terus dikaitkan dengan El Real.

Menyikapi rumor tersebut, Solksjaer tidak bisa menjelaskan lebih detail. Dia menyerahkan urusannya kepada klub dan agen si pesepakbola.

“Paul tak pernah menempatkan dirinya di luar tim, selalu memberikan yang terbaik dan saya tak bisa mengabarkan apa pun kendati agennya terus melakukan pembicaraan,” tutupnya.